Indonesia Fertilizer Research Institute (IFRI)
Grup Pupuk Indonesia meyakini bahwa riset mampu memberikan nilai tambah, sehingga Perusahaan memberikan ruang yang besar bagi perkembangan riset melalui sentralisasi fungsi riset dengan dibentuknya Indonesia Fertilizer Research Institute (IFRI) pada 9 November 2020 bersamaan dengan sentralisasi fungsi holding. IFRI berada di bawah Direktur Transformasi Bisnis dan dalam operasionalnya kegiatannya dibantu oleh Advisory Board.
Pupuk Indonesia menyadari bahwa dalam mengembangkan produk, kriteria keberlanjutan harus menjadi pertimbangan utama guna meminimalkan jejak karbon dan dampak lingkungan. Sebagai produsen pupuk nasional, komitmen ini diwujudkan melalui penerapan teknologi ramah lingkungan, efisiensi energi dalam proses produksi, serta pengembangan formula pupuk yang efisien dan presisi. Langkah inovasi ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem dan mendukung target net zero emission, tetapi juga memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga secara berkelanjutan. Berikut merupakan panduan tim IARI Pupuk Indonesia dalam mengembangkan produk:
Pedoman Pengembangan Produk BerkelanjutanRiset Kemitraan
IFRI menjalankan kemitraan strategis berbasiskan peningkatan daya saing dengan pendekatan product-market fit. Kami telah menjalankan kemitraan dengan berbagai lembaga penelitian, universitas, serta korporasi baik BUMN dan swasta, nasional maupun internasional.
IFRI tergabung dalam kolaborasi BUMN Research Institute Klaster Pangan dan Pupuk yaitu Indonesia Food and Fertilizer Research Institute (IFFRI) yang diresmikan pada 16 Juni 2021.
Riset Unggulan
Riset unggulan PI terdiri dari tiga kelompok utama, yaitu Product Development, Policy Research, and Technology Process. Ketiga kelompok tersebut saling mendukung untuk mewujudkan sistem pertanian presisi ramah lingkungan sebagai perwujudan visi dan misi Perusahaan. Program riset eksisting kami memiliki tiga tema yang terintegrasi yaitu Precision Agriculture, Enhanced-efficiency Fertilizer, dan Sustainable Agriculture.
Hasil Riset Kami
Riset Produk
Desain Produk & Deskripsi
- "Nitralite", pupuk makro NS dengan kandungan: N : 25 %, S : 9 %, dan Ca
- Berbentuk butiran berwarna ungu
- Pendaftaran merek no. D002018023425
- Izin edar terbit 3 Desember 2018 : SIE No. 814.OL/Kpts/SR.320/B/12/2018
- Berasal dari campuran urea, gipsum, dan ZA
- Telah teruji pada 6 komoditas tanaman (kentang, bawang merah, tebu, padi, jagung, dan kelapa sawit)
Testimonial
Manfaat Nitralite
- Meningkatkan produktivitas panen
- Mengurangi frekuensi dosis pemupukan pada kentang (biasa 3 kali menjadi 2 kali)
- Meningkatkan aroma dan warna umbi bawang dibandingkan tanpa Nitralite
- Meningkatkan homogenitas ukuran umbi pada kentang, dan umbi tidak kopong
- Meningkatkan grade marketable kentang
Riset Digital
Transformasi Digital Perkebunan Sawit Nasional
Precision Agriculture Platform for Oil Palm
- PreciPalm, adalah sistem aplikasi rekomendasi pemupukan dan monitoring kondisi nutrisi tanaman berbasis Pertanian Presisi (Precision Agriculture) dengan menggunakan citra satelit pada kebun kelapa sawit – solusi untuk meningkatkan efisiensi pemupukan dan mengoptimalkan produktivitas hasil pertanian.
- PreciPalm menggunakan satelit Sentinel 2 untuk mendapatkan citra satelit yang berupa peta kondisi kandungan unsur hara tanaman N, P dan K secara realtime, dan kemudian diolah untuk menghasilkan rekomendasi dosis pemupukan.
Pengamatan Uji Lapangan
| Lokasi | Jumlah | Tanggal Survey |
|---|---|---|
| PTPN 5 Kebun Sei Galuh Inti | 125 | 13 Juli 2018 |
| PT. Bima Palma Nugraha | 125 | 22 – 26 Agustus 2018 |
| PTPN 5 Kebun Tandun | 36 | 2 Februari 2019 |
| PTPN 7 Kebun Bekri | 36 | 4 Februari 2019 |
| Kebun Penelitian Dan Percobaan IPB Jonggol | 30 | 6 Februari 2019 |
| PTPN 3 Kebun Rambutan | 36 | 4 April 2019 |
| PTPN 3 Kebun Sisumut | 36 | 5 April 2019 |
| PT. Kalimantan Agro Nusantara | 120 | 13 Maret 2020 |
Fertinnovation Challenge
IFRI menyelenggarakan event Pupuk Indonesia Fertinnovation Challenge 2021 yang merupakan platform PTPI dalam menjangkau dan menggali berbagai inovasi. Fertinnovation Challenge menyediakan kompetisi terbuka untuk seluruh disiplin ilmu dan terbagi dalam 3 kategori seperti Inovasi Pertanian Presisi, Inovasi Rantai Nilai Pertanian serta Inovasi Sistem Produksi Pupuk. Sebanyak 334 mahasiswa yang mengikuti kompetisi berasal dari 32 perguruan tinggi di Indonesia.
Manfaat Efisiensi Sumber Daya dari Produk
Pupuk Indonesia secara aktif mengembangkan produk ramah lingkungan untuk memperkuat komitmen pupuk Indonesia dalam mewujudkan keberlanjutan dalam industri pertanian melalui produk – produk efisiensi tinggi, berbasis hayati dan organik, serta mendukung implementasi pertanian presisi.
Produk-produk riset saat ini telah banyak yang sukses secara komersial, seperti Nitralite dan Urea plus inhibitor. Pupuk Indonesia membuktikan bahwa terdapat benefit efisiensi dari penggunaan pupuk urea inhibitor yang mampu mengurangi pelepasan emisi gas rumah kaca sampai 35% dibandingkan dengan penggunaan pupuk urea konvensional.
Riset Terbaru
Riset Agro Solusi untuk Indonesia
Unduh Laporan