>
ID | EN
Tekan Enter Untuk Mencari
MENU   ☰
ID EN
Jangan Dihindari! Dimakan Tiap Hari Makanan Manis Juga Berkhasiat Sehat

Jangan Dihindari! Dimakan Tiap Hari Makanan Manis Juga Berkhasiat Sehat

BOGOR, KOMPAS.com - Tak sedikit masyarakat Indonesia yang ingin menurunkan berat badan dan mengurangi jumlah asupan makanan per hari. Namun tanpa disadari, seringkali pula mereka justru makan dalam porsi yang besar meski hanya dilakukan sekali. Banyak anjuran dari para ahli dan artikel kesehatan, untuk makan lebih sering namun dengan porsi kecil, -bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Lalu, manakah yang sebetulnya lebih baik, sekali makan dalam porsi besar atau makan sering dengan porsi kecil? Baca juga: Kesalahan Umum Saat Ingin Bakar Lemak Sambil Membentuk Otot "Untuk kondisi orang Indonesia, makan porsi kecil tapi sering bisa jadi lebih baik." Demikian jawaban yang diberikan Head of Health Committee Nutrifood, Mochamad Aldis Ruslialdi, SKM, CNWC kepada KOMPAS Lifesfyle di Bogor, beberapa waktu lalu. "Karena orang kita kan cenderung sekali makan porsinya besar banget. Itu tidak baik untuk keseimbangan gula darah, respons glikemik, pencernaan tidak optimal." Aldis pun menyarankan agar makan dalam sehari dibagi menjadi beberapa kali makan, namun dalam porsi sedikit. Misalnya, lima kali sehari dengan pembagian: sarapan, makan ringan (snack) pukul 10.00, makan siang, snack pukul 15.00, dan makan malam. Pada jam snack, kita bisa mengonsumsi buah atau melanjutkan sisa porsi makan sebelumnya. "Jadi waktunya pas di jam lambung kita sudah mulai kosong," tuturnya. Baca juga: 9 Langkah Usir Lemak Paha yang Membandel Aldis juga menyarankan porsi makan malam lebih ringan, dengan lemak dan karbohidrat rendah." "Sebab, secara biologis manusia di malam hari adalah tidur. Sehingga, metabolisme tubuh melambat." "Ada yang bilang, asal kalori masuk sama dengan kalori keluar itu enggak masalah." "Padahal, ada penelitian terbaru, ketika makan lemak dan karbo tinggi di malam hari, cenderung gaining weight lebih gampang," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mana Lebih Baik, Makan Sekali Banyak atau Makan Sering Porsi Kecil?", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/07/14/180000120/mana-lebih-baik-makan-sekali-banyak-atau-makan-sering-porsi-kecil-.
Penulis : Nabilla Tashandra
Editor : Glori K. Wadrianto

Jangan Dihindari! Dimakan Tiap Hari Makanan Manis Juga Berkhasiat Sehat

 

Jakarta - Ketika diet, banyak orang menjauhi makanan manis. Padahal makanan manis punya banyak manfaat untuk kesehatan. Ini hasil penelitiannya.

Selama masih dikonsumsi dalam batas yang wajar dan tidak berlebihan. Makanan manis atau dessert, bukanlah makanan yang harus dihindari. Bahkan menurut penelitian ilmiah yang dilansir Fox40 (12/05), makanan manis punya banyak manfaat untuk tubuh.

1. Menurunkan tekanan darah

Jangan Dihindari! Dimakan Tiap Hari Makanan Manis Juga Berkhasiat Sehat Foto: iStock

Mengonsumsi sepotong cokelat hitam setiap harinya, dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Hal ini dijelaskan dalam penelitian dari Harvard di tahun 2011, yang menjelaskan bahwa makan satu potong dark chocolate setiap harinya dapat menurunkan tekanan darah. Para peneliti percaya bahwa cokelat hitam yang masih alami, mengandung flavonoid dan antioksidan yang bagus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.


2. Menghindari serangan stroke

Sebuah penelitian yang melibatkan pria berusia 45 hingga 79 tahun di Swedia, mengonsumsi sepotong dark chocolate secara teratur. Hasilnya, dapat menurunkan risiko terserang penyakit stroke di pria sebanyak 17%. Dibandingkan mereka yang tidak mengonsumi cokelat hitam sama sekali.


3. Mengurangi ngidam makanan

Jangan Dihindari! Dimakan Tiap Hari Makanan Manis Juga Berkhasiat Sehat Foto: iStock

Ketika sedang berdiet dan membatasi porsi makan. Tetaplah mengonsumsi makanan manis, dalam porsi kecil untuk mengurangi rasa ngidam ke makanan manis dan gurih. Anda bisa mengonsumsi kue atau cookies, dalam porsi kecil yang telah ditentukan. Tapi ingat, jangan gelap mata ya!


4. Membatasi gula dan lemak tubuh

Meski banyak yang berpikir bahwa mengonsumsi makanan manis justru menambah kadar gula, hingga lemak dalam tubuh. Ternyata mitos itu tidak sepenuhnya benar. Makanan manis, akan tetap sehat dan ringan jika kita mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar. Serta mengganti bahan-bahan makanan tersebut, menjadi lebih sehat. Seperti mengganti mentega dan minyak, dengan minyak zaitun atau minyak kelapa dalam membuat kue.


5. Membuat tubuh jadi lebih aktif

Jangan Dihindari! Dimakan Tiap Hari Makanan Manis Juga Berkhasiat Sehat Foto: iStock

Setelah Anda menyantap makanan manis, Anda akan mulai berpikir untuk mencari cara mengeluarkannya dari tubuh Anda. Hal ini dapat berdampak positif, dan membuat Anda lebih aktif.

Jika sedang diet rendah kalori, Anda bisa mengonsumsi makanan manis di siang hari, dan berjalan-jalan setelahnya. Bisa juga berolahraga di gym, sesuai pulang kantor. Saran Rachel Johnson, dokter sekaligus ketua komite dari American Heart Association (AHA).

https://food.detik.com/info-sehat/4113731/jangan-dihindari-dimakan-tiap-hari-makanan-manis-juga-berkhasiat-sehat

 

 

 

BOGOR, KOMPAS.com - Tak sedikit masyarakat Indonesia yang ingin menurunkan berat badan dan mengurangi jumlah asupan makanan per hari. Namun tanpa disadari, seringkali pula mereka justru makan dalam porsi yang besar meski hanya dilakukan sekali. Banyak anjuran dari para ahli dan artikel kesehatan, untuk makan lebih sering namun dengan porsi kecil, -bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Lalu, manakah yang sebetulnya lebih baik, sekali makan dalam porsi besar atau makan sering dengan porsi kecil? Baca juga: Kesalahan Umum Saat Ingin Bakar Lemak Sambil Membentuk Otot "Untuk kondisi orang Indonesia, makan porsi kecil tapi sering bisa jadi lebih baik." Demikian jawaban yang diberikan Head of Health Committee Nutrifood, Mochamad Aldis Ruslialdi, SKM, CNWC kepada KOMPAS Lifesfyle di Bogor, beberapa waktu lalu. "Karena orang kita kan cenderung sekali makan porsinya besar banget. Itu tidak baik untuk keseimbangan gula darah, respons glikemik, pencernaan tidak optimal." Aldis pun menyarankan agar makan dalam sehari dibagi menjadi beberapa kali makan, namun dalam porsi sedikit. Misalnya, lima kali sehari dengan pembagian: sarapan, makan ringan (snack) pukul 10.00, makan siang, snack pukul 15.00, dan makan malam. Pada jam snack, kita bisa mengonsumsi buah atau melanjutkan sisa porsi makan sebelumnya. "Jadi waktunya pas di jam lambung kita sudah mulai kosong," tuturnya. Baca juga: 9 Langkah Usir Lemak Paha yang Membandel Aldis juga menyarankan porsi makan malam lebih ringan, dengan lemak dan karbohidrat rendah." "Sebab, secara biologis manusia di malam hari adalah tidur. Sehingga, metabolisme tubuh melambat." "Ada yang bilang, asal kalori masuk sama dengan kalori keluar itu enggak masalah." "Padahal, ada penelitian terbaru, ketika makan lemak dan karbo tinggi di malam hari, cenderung gaining weight lebih gampang," tuturnya. Baca juga: Seberapa Efektif Cuka Sari Apel Usir Lemak Tubuh

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mana Lebih Baik, Makan Sekali Banyak atau Makan Sering Porsi Kecil?", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/07/14/180000120/mana-lebih-baik-makan-sekali-banyak-atau-makan-sering-porsi-kecil-.
Penulis : Nabilla Tashandra
Editor : Glori K. Wadrianto

 

X
Hasil Pencarian Untuk:
search
Pusat Pelayanan Pelanggan 0-800-100-800-1

Pusat Pelayanan Pelanggan

Kantor Pusat:
Jl. Taman Anggrek Kemanggisan Jaya
Jakarta, 11480
Indonesia

Hotline: +62 800 100 800 1
SMS: +62 822 100 100 81

Telepon: +62 21 536 54 900
Faksimili: +62 21 8064 7955

E-mail:
info@pupuk-indonesia.com

Cek Status Aduan
close

Pusat Pelayanan Pelanggan

alert Tidak boleh dibiarkan kosong
alert Mohon Isi email dengan format yang benar
alert Tidak boleh dibiarkan kosong

Kantor Pusat:
Jl. Taman Anggrek Kemanggisan Jaya
Jakarta, 11480
Indonesia

Hotline: +62 800 100 800 1
SMS: +62 822 100 100 81

Telepon: +62 21 536 54 900
Faksimili: +62 21 8064 7955

E-mail:
info@pupuk-indonesia.com

Instagram: @pt.pupukindonesia
Twitter: @pupuk_indonesia
Facebook: PT Pupuk Indonesia
PT Pupuk Indonesia Customer Care
Youtube: —
Google+: —

close

Terima Kasih

Telah Menghubungi

PUPUK INDONESIA

top
BACK TO TOP